BRMP BALI IKUTI PANEN RAYA DAN PENGUMUMAN SWASEMBADA PANGAN
Denpasar, 6 Januari 2026 - Dari Abian Semal, Badung, bersama Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, Dinas pertanian dan Pangan Badung, TNI, Polri, Penyuluh dan Petani, dan undangan lainnya Kepala Balai Penerapan Modernisasi Pertanian Bali mengikuti kegiatan Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan secara daring melalui Zoom.
Beberapa penyuluh dan jajaran fungsional lainnya juga turut mengikuti via Zoom dari Kantor BRMP Bali.
Kegiatan Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan oleh Presiden RI sendiri dipusatkan di Karawang, Jawa Barat yang dihadiri para Menko dan Menteri Kabinet Merah Putih, serta seluruh elemen masyarakat pertanian.
Dengan bangga Menteri Pertanian Dr. Ir. Andi Amran Sulaiman, M.P., melaporkan kepada Presiden capaian swasembada pangan Indonesia sekaligus mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang mendukung. "Capaian swasembada pangan ini bukan capaian Kementerian Pertanian Sendiri melainkan capaian oleh seluruh rakyat Indonesia" tegasnya.
Selain itu Menteri Pertanian juga melaporkan beberapa capaian diantaranya Indonesia berhasil menurunkan harga pupuk hingga 20 persen, stok beras di Bulog merupakan sampai akhir Desember 2025 mencapain 3,24 juta ton dan sempat mencapai puncaknya sebanyak 4,2 juta ton yang merupakan stok tertinggi sepanjang sejarah pangan Indonesia. "Ekspor pertanian nasional saat ini mencapai Rp 629 triliun, sementara impor turun hingga Rp 321 triliun. Ekspor pertanian juga tercatat meningkat 33 persen" lapornya.
Presiden RI Prabowo Subianto juga dalam pidatonya menyampaikan kebanggaannya atas tercapainya swasembada pangan Indonesia. "Saya sangat bangga dengan prestasi ini. Awal saya dilantik saya targetkan swasembada pangan harus tercapai dalam empat tahun. Akan tetapi dalam waktu satu tahun sudah tercapai. "Hari ini bukti nyata kedaulatan pangan kita bisa tercapai dan menjadi tonggak sejarah bahwa kita mampu swasembada pangan lagi" tegasnya.